Inovasi Kecamatan Medan Denai dengan Program ANJELI dan KUSALAM Dapat Apresiasi Wali Kota Medan

Inovasi yang ditawarkan oleh Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan KUSALAM mendapatkan apresiasi yang signifikan dari Wali Kota Medan, Rico Waas. Dalam acara Pengajian Akbar Kecamatan Medan Denai yang berlangsung di Masjid Al Munawwaroh pada Selasa, 22 September 2026, Wali Kota menekankan pentingnya peran pemerintah dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan adanya program-program tersebut, diharapkan dapat menciptakan kesejahteraan yang lebih baik bagi warga.
Peran Pemerintah dalam Membangun Kepedulian Sosial
Rico Waas menegaskan bahwa tanggung jawab pemerintah tidak terbatas pada aspek administratif dan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup upaya untuk menciptakan masyarakat yang saling peduli dan membantu satu sama lain. “Pemerintah memiliki tugas untuk mengurus berbagai aspek, termasuk administrasi dan kesehatan. Namun, melalui inisiatif seperti ANJELI, kita diajarkan untuk berbagi dan saling mendukung,” ungkapnya di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Program ANJELI: Solusi Ekonomis dan Lingkungan
Program ANJELI, menurut Wali Kota, tidak hanya memberikan bantuan dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi solusi untuk permasalahan lingkungan. Selama ini, limbah minyak goreng bekas sering kali dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran lingkungan. Dengan adanya inovasi ini, limbah tersebut dapat dikumpulkan dan dijual kepada pengepul untuk didaur ulang, dan hasilnya dialokasikan untuk kegiatan sosial.
- Pengumpulan limbah minyak goreng bekas.
- Penjualan kepada pengepul untuk daur ulang.
- Alokasi hasil penjualan untuk kegiatan sosial.
- Pengurangan pencemaran lingkungan.
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat.
KUSALAM: Gerakan Penggalangan Koin untuk Kesejahteraan
Selain program ANJELI, program KUSALAM juga mendapatkan perhatian positif dari Wali Kota. Program ini merupakan inisiatif untuk mengumpulkan koin receh yang dilakukan oleh jajaran Kecamatan dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama lansia dan anak-anak yang mengalami masalah gizi atau malnutrisi.
“Inisiatif ini sangat baik, karena mengumpulkan dana untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap sesama,” tambah Rico Waas.
Transparansi dalam Pengelolaan Dana
Tidak lupa, Wali Kota mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana yang terkumpul dari program ANJELI dan KUSALAM. “Setiap pengumpulan dan penyaluran dana harus dicatat dan dilaporkan secara terbuka. Akuntabilitas yang jelas sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bantuan tepat sasaran,” pesannya kepada Camat Medan Denai dan seluruh jajarannya.
Program ANJELI: Langkah Awal yang Menjanjikan
Camat Medan Denai, Yogi Prayoga, menjelaskan bahwa program ANJELI diluncurkan dengan melibatkan sekitar 600 ibu-ibu dari jamaah pengajian AKMD sebagai proyek percontohan. “Kami menargetkan penyaluran hasil penjualan limbah jelantah dapat dilakukan setiap bulan,” katanya.
Rutin Mengalokasikan Bantuan Melalui KUSALAM
Program KUSALAM juga dijadwalkan rutin berlangsung setiap hari Senin dan Jumat. Setiap minggu, hasil pengumpulan akan langsung dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar minimal empat keluarga yang kurang mampu, serta memberikan bantuan kepada lansia dan balita yang mengalami malnutrisi.
- Pengumpulan koin receh setiap Senin dan Jumat.
- Alokasi bantuan mingguan untuk keluarga kurang mampu.
- Bantuan khusus untuk lansia dan anak-anak malnutrisi.
- Pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi aktif.
- Peningkatan kesadaran akan masalah sosial di lingkungan.
Suasana Pengajian Akbar yang Khidmat
Acara pengajian akbar di Masjid Al Munawwaroh tidak hanya menjadi momen untuk menyampaikan apresiasi, tetapi juga kesempatan bagi Wali Kota untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat. Dalam suasana yang khidmat, Rico Waas berinteraksi dengan warga, menggali isu-isu terkait infrastruktur dan kebutuhan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Medan Denai.
Melalui program-program inovatif seperti ANJELI dan KUSALAM, Kecamatan Medan Denai menunjukkan upaya nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dukungan dari pemerintah setempat memberikan harapan baru bagi warga untuk saling membantu, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sejahtera. Dengan komitmen dan transparansi yang baik, diharapkan program-program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
