E-Purchasing Pangkalpinang: Tingkatkan Kecepatan dan Transparansi Belanja Pemkot Anda

Di era digital yang terus berkembang, Pemerintah Kota Pangkalpinang mengambil langkah signifikan untuk memodernisasi cara belanja pemerintah dengan mengimplementasikan sistem E-Purchasing. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat proses pengadaan tetapi juga untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi. Dengan memanfaatkan platform digital melalui Toko Daring Ayomall, diharapkan pelaku UMKM lokal akan mendapatkan peluang yang lebih luas dalam berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah.
Penerapan E-Purchasing di Pangkalpinang
Penerapan E-Purchasing di Pangkalpinang menjadi fokus utama dalam upaya transformasi belanja pemerintah. Muhammad Nasir, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, menjelaskan pentingnya pergeseran ini dalam sebuah kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) yang diadakan di Ruang Pertemuan Balai Betason. Acara yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026 ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan penyedia dari kalangan UMKM.
Tujuan Sosialisasi dan Bimtek
Kegiatan sosialisasi dan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta mengenai mekanisme belanja pemerintah yang baru. Dalam forum ini, berbagai informasi terkait cara kerja E-Purchasing dipaparkan secara detail, sehingga setiap pihak yang terlibat dapat memahami manfaat dan proses yang akan dilakukan.
Keunggulan E-Purchasing
Sistem E-Purchasing menawarkan berbagai kemudahan yang tidak dapat diperoleh dari metode konvensional. Beberapa keuntungan dari transaksi melalui Toko Daring antara lain:
- Proses belanja yang lebih cepat dan praktis.
- Kemudahan dalam membandingkan harga dari berbagai penyedia.
- Dokumentasi transaksi yang lebih terstruktur dan mudah diakses.
- Mempermudah proses monitoring pengadaan.
- Mendukung digitalisasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Dengan semua kemudahan ini, diharapkan proses pengadaan dapat berjalan lebih efisien dan transparan, yang pada gilirannya akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah.
Kepatuhan Terhadap Regulasi
Perubahan pola belanja ini juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memastikan keterlacakan transaksi, sesuai dengan regulasi yang diatur dalam Perpres Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mengikuti perkembangan regulasi yang ada dan menerapkan sistem yang lebih baik dalam pengadaan.
Peran UKPBJ dalam Pengadaan
UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa) Kota Pangkalpinang memiliki peran penting dalam proses pengadaan ini. Nasir menegaskan bahwa UKPBJ tidak hanya bertanggung jawab dalam pemilihan penyedia, tetapi juga diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat penguatan tata kelola pengadaan. Melalui pendampingan yang diberikan kepada setiap OPD, diharapkan pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan dengan lebih baik dan profesional.
Kolaborasi dengan PT Air Mas Perkasa
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menjalin kerja sama dengan PT Air Mas Perkasa untuk mengembangkan pemanfaatan Toko Daring Ayomall. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi dan Bimtek, tetapi juga menghasilkan implementasi nyata dalam proses belanja pemerintah. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan digitalisasi pengadaan yang efektif.
Mendorong Produk Lokal Masuk dalam Ekosistem Pengadaan
Selain itu, pemerintah juga berupaya mendorong lebih banyak produk dari masyarakat lokal untuk masuk ke dalam ekosistem pengadaan pemerintah. Produk yang dimaksud mencakup berbagai kebutuhan, seperti:
- Kebutuhan perkantoran
- Makanan dan minuman
- Jasa
- Kerajinan tangan
- Produk kreatif lainnya
Ini merupakan langkah strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM di Pangkalpinang, sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.
Manfaat Teknologi dalam Pengadaan
Nasir menekankan bahwa teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik serta memperkuat perekonomian daerah. Dengan memanfaatkan sistem E-Purchasing, diharapkan proses belanja pemerintah menjadi lebih transparan, efisien, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan semua inisiatif ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam menerapkan sistem yang modern dan efisien dalam pengadaan barang dan jasa. Harapannya, langkah ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.




