Mendorong Budaya Literasi Melalui Wisata, Ny Hj Rosmaida Luncurkan “Berpetualang Edisi 3

Di era modern ini, penting bagi kita untuk mendorong generasi muda untuk aktif dalam budaya literasi. Berbagai inisiatif harus dilakukan untuk membuat literasi menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berarti. Salah satu langkah positif yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai adalah penyelenggaraan acara kreatif yang bertajuk “Berpetualang Bersama Duta Baca dan Duta GenRe Serdang Bedagai Edisi 3 Tahun 2026” pada tanggal 11 Agustus 2026. Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memadukan elemen petualangan, sehingga diharapkan dapat menarik minat anak-anak untuk membaca dan belajar lebih banyak.

Pembukaan Acara oleh Bunda Literasi

Acara yang penuh inspirasi ini secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya. Dalam sambutannya, Rosmaida menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar tempat bermain bagi anak-anak. Ini adalah upaya serius untuk membangun cerita dan impian bagi generasi muda di Sergai, agar mereka berani untuk belajar dan mencoba hal-hal baru. Ia menekankan bahwa literasi tidak hanya terbatas di ruang kelas, melainkan bisa hadir di berbagai tempat, baik itu di sekolah, desa, perpustakaan, taman, maupun lokasi wisata.

Konsep Pojok Baca dalam Wisata Literasi

Rosmaida juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap hadirnya konsep “Pojok Baca” yang menjadi ikon dalam acara ini. Ia berharap pojok baca tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk menyimpan buku, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang interaktif yang dapat menginspirasi anak-anak. Di sini, mereka diharapkan dapat menemukan pengetahuan baru dan merajut imajinasi mereka.

Manfaat Membaca bagi Generasi Muda

“Satu buku yang dibaca seorang anak hari ini bisa menjadi awal dari perubahan besar dalam hidupnya,” ujar Rosmaida dengan penuh semangat. Ia berkeinginan agar anak-anak di Sergai tumbuh menjadi generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi, kritis dalam menerima informasi, kreatif, dan memiliki semangat membaca yang tinggi. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menumbuhkan budaya literasi yang kuat di kalangan anak-anak.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Membangun Ekosistem Literasi

Bunda Literasi juga mengingatkan bahwa membangun ekosistem literasi yang kuat memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, orang tua, sektor bisnis, serta para duta literasi diminta untuk bersinergi. Membangun budaya membaca adalah tanggung jawab kolektif yang harus diemban demi masa depan “Tanah Bertuah Negeri Beradat” yang lebih baik.

Pernyataan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Desni Maharani Saragih, S.STP, M.Si, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari Perpustakaan Nasional RI, Duta Baca, Duta GenRe, forum literasi, hingga para penggiat literasi lokal di Sergai. Menurutnya, literasi adalah esensi dari kecakapan hidup yang sangat luas, sehingga menghadirkan pojok baca di ruang publik dan tempat wisata menjadi langkah strategis yang patut dicontoh.

Partisipasi dalam Acara

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Sergai, Elinda Sitianur, S.E., Camat Pegajahan, Sukma Permana, SE., M.Si., serta Pimpinan Rzoo and Park, Ritra Ario. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta, penggiat literasi, pustakawan, dan guru pendamping, yang semuanya berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk literasi.

Pesan Inspiratif untuk Anak-anak

Acara ditutup dengan pesan hangat yang disampaikan kepada anak-anak peserta petualangan. Mereka diajak untuk menjadikan setiap tempat sebagai sekolah, setiap pengalaman sebagai pelajaran, dan setiap buku sebagai teman setia dalam mengejar mimpi setinggi langit. Dengan semangat ini, diharapkan budaya literasi dapat tumbuh subur di kalangan generasi muda, mendorong mereka untuk terus belajar dan berinovasi.

Exit mobile version