Bayangkan memiliki sebuah komputer yang mampu menangani pengeditan video 4K dengan harga yang sangat terjangkau. Apakah ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan?
Inovasi terbaru dari industri teknologi China menjawab pertanyaan tersebut dengan kehadiran dua perangkat menarik. ARACE meluncurkan MUSE Book dengan harga mulai $299, sementara DeepComputing menghadirkan DC-ROMA II seharga $399.
Kedua perangkat ini menggunakan prosesor SpacemiT yang revolusioner. Chip ini memiliki 8 core CPU dengan arsitektur terbuka yang menjadi alternatif menarik di dunia computing.
Spesifikasi hardware-nya cukup mengesankan untuk segmen harganya. Layar 14 inci dengan resolusi Full HD menjadi standar yang memadai untuk berbagai kebutuhan.
Yang membuatnya istimewa adalah dukungan encoding/decoding video hingga resolusi 4K. Kemampuan ini biasanya ditemukan pada perangkat dengan price point lebih tinggi.
Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana perusahaan China berhasil menghadirkan terobosan teknologi yang accessible bagi banyak orang. Terutama bagi developers dan engineer yang ingin bereksperimen dengan platform baru.
Poin Penting
- Dua vendor China, ARACE dan DeepComputing, meluncurkan perangkat dengan prosesor RISC-V
- Harga mulai dari sekitar 4,7 juta Rupiah, sangat kompetitif untuk spesifikasi yang ditawarkan
- Mampu menangani pengeditan video 4K berkat dukungan hardware encoding/decoding
- Prosesor SpacemiT dengan 8 core menjadi jantung dari kemampuan computing perangkat ini
- Target pasar utama adalah developers dan engineer yang ingin bereksplorasi dengan arsitektur terbuka
- Menawarkan alternatif menarik dibandingkan perangkat tradisional dengan segmen harga serupa
Latar Belakang dan Konteks RISC-V di Pasar Teknologi
Inovasi dari perusahaan teknologi China menunjukkan bagaimana keterbatasan bisa menjadi peluang. Munculnya arsitektur terbuka dalam dunia komputasi modern membuka babak baru bagi industri.
Standar desain chip yang bisa diakses secara bebas memberikan alternatif menarik. Perusahaan dapat mengembangkan processor sesuai kebutuhan spesifik tanpa biaya lisensi.
Evolusi Arsitektur RISC-V dalam Industri Komputer
Arsitektur ini awalnya dikembangkan sebagai proyek akademis. Kini telah tumbuh menjadi solusi komersial yang matang.
Keunggulan fundamentalnya terletak pada fleksibilitas desain. Produsen chip dapat membuat processor custom tanpa terikat desain tertutup.
SpacemiT K1 dengan 8 cores menjadi contoh nyata evolusi ini. Processor ini mendukung profil RVA22 untuk performa tinggi.
Dampak Kebijakan Perdagangan dan Inovasi China
Pembatasan ekspor teknologi chip ke China memicu respons strategis. Perusahaan lokal berinvestasi besar dalam pengembangan hardware mandiri.
Arsitektur terbuka seperti RISC-V menjadi pilihan logis. Ini memungkinkan kemandirian teknologi jangka panjang.
Ekosistem computing berbasis platform terbuka semakin matang. Developer sekarang memiliki alternatif viable untuk eksperimen dan penggunaan sehari-hari.
Spesifikasi dan Perbandingan: MUSE Book vs DC-ROMA II
Meski menggunakan platform processor yang sama, MUSE Book dan DC-ROMA II menawarkan konfigurasi yang berbeda. Perbedaan ini mencerminkan strategi marketing yang unik dari masing-masing vendor.
Detail Spesifikasi MUSE Book
Model entry-level MUSE Book hadir dengan price $299. Paket dasar ini sudah termasuk 8GB memory dan 64GB eMMC storage.
Fleksibilitas upgrade menjadi keunggulan utama. Pengguna dapat menambah kapasitas hingga 16GB ram dan 512GB ssd melalui slot M.2.
Slot microsd card tersedia untuk ekspansi storage tambahan. Opsi ini praktis untuk menyimpan file project besar.
Fitur Utama pada DC-ROMA II
DC-ROMA II dijual seharga $399 dengan konfigurasi berbeda. Perangkat ini tidak memiliki built-in storage internal.
Sebagai gantinya, disertakan microsd card 32GB. Target pasar jelas mengarah ke developer serius.
Opsi Dev Kit termasuk microsd card dengan Ubuntu dan Debian pre-installed. Chassis all-metal memberikan build quality premium.
Perbandingan Kinerja dan Harga
Perbedaan price $100 mencerminkan strategi positioning yang berlainan. Kedua perangkat sebenarnya memiliki spesifikasi hardware mirip.
| Fitur | MUSE Book | DC-ROMA II |
|---|---|---|
| Harga Dasar | $299 | $399 |
| Memory Default | 8GB | 8GB |
| Storage Internal | 64GB eMMC | Tidak Ada |
| Storage External | Slot microSD | microSD 32GB |
| Upgrade Maksimal | 16GB RAM, 512GB SSD | 16GB RAM, 1TB SSD |
Ports pada kedua model sangat identik. Tersedia USB Type-C, USB Type-A 3.0, dan jack audio 3.5mm.
Interface 8-pin untuk GPIO berguna bagi developer hardware. Kemiripan ini mengindikasikan kemungkinan OEM manufacturer yang sama.
Fitur Unggulan Laptop RISC-V murah untuk Para Developer
SpacemiT K1 processor menjadi jantung dari performa computing yang memadai untuk tugas-tugas development sehari-hari. Perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan programmer dan engineer.
Keunggulan Prosesor dan GPU SpacemiT
Chip SpacemiT K1 menghadirkan 8 core dengan kecepatan hingga 2.0 GHz. Dukungan RVA22 Profile dan standar 256-bit RVV 1.0 memberikan kemampuan vector processing yang powerful.
GPU terintegrasi mendukung standar modern seperti OpenCL 3.0 dan Vulkan 1.2. Developer dapat mengembangkan aplikasi grafis dengan architecture terbuka ini.
Kemampuan video processing menjadi nilai tambah besar. VPU dapat menangani encoding dan decoding format H.265, H.264 hingga resolusi 4K.
Dukungan Perangkat Lunak dan Ubuntu
Kolaborasi dengan Canonical menjadikan Ubuntu sebagai operating system reference. Custom version Ubuntu 23.10 telah dioptimalkan khusus untuk platform ini.
Performa single-core sekitar 1.3x lebih baik dari ARM Cortex-A55. Meskipun dukungan Ubuntu 23.10 berakhir Juli 2024, ekosistem development terus dikembangkan.
Platform ini sangat adequate untuk web development, coding, dan pembelajaran architecture modern. Canonical berkomitmen membangun ecosystem software yang robust.
| Fitur | Spesifikasi | Manfaat untuk Developer |
|---|---|---|
| CPU Cores | 8 core RISC-V 64-bit | Multitasking smooth untuk coding dan testing |
| GPU Support | OpenCL 3.0, Vulkan 1.2 | Pengembangan aplikasi grafis modern |
| Video Processing | 4K H.265/H.264 encoding | Optimasi untuk multimedia projects |
| AI Capabilities | RVV 1.0 vector processing | Dukungan workload machine learning |
Kesimpulan
Era baru komputasi terbuka telah dimulai dengan hadirnya perangkat terjangkau untuk developer. MUSE Book dari ARACE dan DC-ROMA II dari DeepComputing menawarkan entry point menarik dengan price sekitar 4-6 jutaan Rupiah.
Meski performa hardware belum setara dengan perangkat x86 mainstream, progress harus dimulai dari titik awal. Kedua perangkat ini menjadi fondasi solid untuk eksplorasi architecture terbuka.
Developer Indonesia patut mempertimbangkan platform ini untuk learning dan development. Dukungan Ubuntu dan ekosistem software yang terus berkembang membuatnya semakin viable.
Pre-order DC-ROMA II dibuka 18 Juni, sementara pengunjung RISC-V Summit di Munich bisa mencoba langsung. Harga yang terus turun dari generasi pertama menunjukkan komitmen terhadap accessibility.
Dukungan komunitas dan kolaborasi industri sangat krusial untuk maturity ekosistem RISC-V. Hardware accessible seperti ini memungkinkan developer open-source membangun support dan mendorong batas kemampuan.
