https://file.ppklkemenkop.id/filekop/data-web-1/data-user-1/8622d9ef2c8cb7bfa21c8b2f83799653.png

PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

KOPERASI HADIR DI TENGAH PANDEMI COVID19

KOPERASI HADIR DI TENGAH PANDEMI COVID19

Wahyu Aldino 10-Mei-2020

Dimasa-masa sulit seperti ini, ketika negeri tercinta terkena dampak dari wabah covid 19. Seluruh aktivitas ekonomi juga terkena dampaknya. Dimulai dari pelaku ekonomi kelas atas hingga bawah semua terkena imbasnya. PHK terjadi secara besar-besaran. Banyak perusahaan menutup sementara aktivitas operasional mereka.

Bahkan beberapa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) sangat banyak yang terkena dampak dari wabah ini. Beberapa aktivitas ekonomi lumpuh. Banyak masyarakat kelaparan, bahkan harus menyerah melawan kerasnya dunia akibat kelaparan hingga kehilangan nyawanya.

Namun, beberapa jenis produsen, konsumen, jasa hingga pemasaran. Masih tetap eksis sehingga roda ekonomi tidak sepenuhnya lumpuh.

Adalah 1 (satu) koperasi yang berasal dari Kabupaten Bungo yaitu KOPPAS SERBA GUNA. dimana seluruh anggotanya adalah pedagang. Koperasi ini hadir ditengah keadaan saat negeri terkena dampak dari wabah covid19 ini.

Koperasi ini, hadir dengan memberikan bantuan berupa zakat yang mana dana nya diambil dari penyisihan dana SHU (Dana Sosial). Dengan memberikan paket sembako sebanyak 550 paket (beras, minyak goreng, gula dan tepung).

Paket ini diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu, pemulung dan kaum dhuafa lainnya. Kehadiran koperasi ditengah masyarakat dalam kondisi seperti ini, menunjukkan bahwa eksistensi koperasi tidak kalah dengan pelaku usaha lainnya.

Koperasi sebagai penopang ekonomi kerakyatan mampu bersaing dengan ekonomi kapitalis. Koperasi hadir ditengah masyarakat dengan memberikan sumbangsih besar dengan peranannya masing-masing.

Maju terus ekomomi kerakyatan, #koperasikeren, #UKMnaikkelas.


-wahyu aldino-

Foto-foto