https://file.ppklkemenkop.id/filekop/data-web-1/data-user-1/8622d9ef2c8cb7bfa21c8b2f83799653.png

PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

SEJARAH KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH BMT KS TUJUH DUA AMANAH

SEJARAH KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH BMT KS TUJUH DUA AMANAH

ESRA PEMBIE, SE 25-Maret-2020

    KSPPS BMT KS Tujuh Dua Amanah poso didirikan pada tanggal 19 September 2005. Berdirinya KSPPS ini pada awalnya dari keinginan sekelompok orang (pendiri) yang punya kepedulian untuk memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat poso dan sekitarnya terutama dikecamatan poso kota. kehidupan ekonomi masyarakat pasca konflik horizontal sangat memperhatinkan. rumah tempat tinggal mereka sangat tidak layak, hanya dibangun seadanya diatas puing-puing bangunan yang terbakar. mata pencaharian sangat terbatas karena ruang gerak mereka untuk beraktifitas juga terbatas. mereka masih ketakutan untuk pergi ke kebun dan berusaha dan berpergian kedaerah lain. ditambah lagi mereka sudah tidak punya modal sama sekali. sementara koperasi dan BMT yang pernah ada dan menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk meminjam modal usaha sudah tidak beroperasi.

    Pada pertengahan tahun 2005 dengan bekal pengalaman pada masa sebelumnya dalam mengelola BMT, salah seorang pendiri menggagas untuk mendirikan BMT baru dan menghubungi tokoh-tokoh PINBUK baik yang ada di Palu maupun Jakarta. bertepatan pada saat itu PINBUK Pusat sedang mengembangkan program pemberdayaan fakir miskin melalui LKM KUBE (Lembaga Keuangan Mikro Kelompok Usaha Bersama) bekerjasama dengan kementerian Sosial RI PINBUK pusat menugaskan bapak Ilyas Martunus sebagai fasilitator pendamping untuk membangun LKM-BMT KUBE diwilayah kecamatan poso kota.

    Setelah melakukan pendekatan kepada pemerintah dan sosialisasi dengan tokoh-tokoh masyarakat akhirnya fasilitator menetapkan beberapa kelurahan dikecamatan poso kota sebagai sasaran awal pembentukan dan pelayanan BMT. selanjutnya fasilitator melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat melalui kegiatan kelompok. masyarakat yang ingin berusaha disarankan untuk membentuk kelompok lalu diberikan pelatihan yang dikenal dengan istilah LWK (Latihan Wajib Kumpul).

    Kegiatan LWK dilaksanakan secara rutin dan bergilir dari satu kelompok ke kelompok serta dari satu kelurahan ke kelurahan lain. acara LWK berlangsung sekitar tiga bulan dan berhasil membentuk 30 kelompok KUBE dengan jenis usaha yang berbeda-beda. kelompok KUBE tersebut selanjutnya menunjuk seorang wakil untuk menjadi pendiri BMT. sehingga akhirnya pada bulan september 2005 BMT KUBE Sejahtera Amanah terbentuk melalui rapat pendiri. setelah dibentuk selanjutnya dilaporkan ke PINBUK pusat, dan PINBUK memberikan nama dan nomor urut secara lengkap yaitu : LKM BMT KUBE SEJAHTERA 072 AMANAH POSO. angka 072 merupakan nomor urut dari BMT KS yang dibentuk diseluruh Indonesia atas kerjasama dengan Kemensos. dengan kekuatan modal awal yang terbatas pada bulan Oktober 2005 BMT KS 072 Amanah resmi memulai usaha dengan memberikan pelayanan Simpan Pinjam Syari'ah bagi anggota KUBE (Kelompok Usaha Bersama). kemudian dengan harapan dapat lebih berkembang maka LKM BMT 072 Amanah melalui keputusan Rapat Anggota menyetujui berubah menjadi Koperasi Syari'ah BMT KS Tujuh Dua "Amanah"dan mendapatkan pengesahan dari kementerian Koperasi dengan Nomor Badan Hukum : 12/BH/518/VI/2006 tanggal 27 Juni 2006.

    Merujuk pada peraturan pPemerintah pada tanggal 25 September 2015 yang menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 16/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang pelaksanaan kegiatan usaha Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syari'ah oleh Koperasi. peraturan menteri ini merubah status KJKS menjadi KPPS (Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah) dengan menghapus keputusan menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 91/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang petunjuk pelaksanaan kegiatan usaha Koperasi jasa keuangan Syari'ah (KJKS) dan peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Ri nomor 35.2/Per/M.KUKM/X/2007 tentang pedoman standar operasional Manajemen Koperasi Jasa keuangan Syari'ah (KJKS) dan unit jasa keuangan Syari'ah (UJKS). sehubungan dengan peraturan pemerintah tersebut Koperasi Syari'ah BMT KS Tujuh Dua Amanah berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syari'ah BMT KS Tujuh Dua Amanah, dengan AKta Perubahan Nomor 36 tanggal 18 September 2019.

    Sejak berdirinya hingga sekarang, terdapat 4 periode kepengurusan. periode pertama yaitu sejak tanggal 19 September 2005 s/d 31 Desember 2008 dibawah pimpinan Bpak Hi. Sardjan Abd Latif Mamente, ST. Periode kedua yaitu sejak tanggal 1 Januari 2009 s/d 31 Desember 2011 masih dibawah kepemimpinan bapak Hi. Sardjan Abd Latif Mamente, ST. Periode ketiga yaitu sejak 1 Januari 2012 s/d 31 Desember 2014 dibawah kepemimpinan Bapak Mustafa A. Tohan, SP.,MP. Periode ke empat yaitu sejak tanggal 1 Januari 2012 sampai dengan saat ini masih berada dibawah kepemimpinan Bapak Mustafa A. Tohan, SP.,MP.

    Untuk pengelolaan kegiatan Usaha KSPPS, pengurus menunjuk seorang manager untuk memimpin kegiatan usahanya yang bertanggungjawab penuh kepada pengurus. telah terdapat 4 kali pergantian manager dari awal berdirinya sampai dengan sekarang. manager pertama bernama Sury Pajung, SE sejak awal berdirinya KSPPS s/d 31 Januari 2008. Manager kedua bernama Sri Laksanani, SE dengan periode pengelolaan 1 Februari s/d 31 April 2013. pada awal Mei 2013 s/d 31 Desember 2013 pengelolaan diambil alih oleh pengurus Koperasi dengan memiliki ketua pengurus sebagai pelaksana tugas Manager. diawal Bulan Januari 2014 mengangkat Butsiam Sinar, SE.,MM menjadi manager dan masih memimpin pengelolaan kegiatan usaha KSPPS"BMT KS Tujuh Dua AManah" sampai sekarang.

    Sejak awal berdirinya  hingga sekarang KSPPS BMT KS Tujuh Dua Amanah mengalami perkembangan yang sangat signifikan, baik dari segi permodalan, kegiatan usaha dan jumlah keanggotaannya.

    

Foto-foto