https://file.ppklkemenkop.id/data-web-1/data-user-8/145b4a7a4cb19ba3cc29774f10d36bac.png

PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

Melalui Koperasi, PPKL Lamongan Genjot Tumbuhnya Desa Wisata Tanaman Hias

17-Agustus-2019

Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum, Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. sebagaimana di sebutkan dalam Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992. Dengan adanya perundang undangan perkoperasian diharapkan semua koperasi mampu mewujudkan tujuan  yaitu memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Seperti halnya Koperasi Mekar Jaya Tulung (Koperasi MJT) yang bergerak di Bidang usaha Produksi Bibit Tanaman Hias, Pembibitan Buah, Produksi Pupuk organik yang dapat  memberikan nilai tambah atau keuntungan bagi para anggota demikian juga masyarakat setempat. Selain itu Koperasi MJT memiliki usaha pendukung pembuatan jasa pertamanan serta unit sarana produksi dan unit simpan pinjam bagi anggotanya. Koperasi MJT didirikan pada tanggal 22 Mei 2018 sesuai dengan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI nomor 008533/BH/M.KUMKM.2/V/2018.

Dalam pengelolahannya, tentu harus mengikuti regulasi dan bentuk peraturan lain yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi tentang Teknis Pelaksanaan RAT nomor : 19/PER/M.KUKM/IX/2015.

Pada tanggal 15 Agustus 2019 bertempat dirumah salah satu anggota, Koperasi MJT melaksanakan RAT tahun buku 2018 dimana RAT tersebut merupakan RAT Perdana Koperasi Mekar Jaya Tulung. Walaupun molor dari ketentuan perundangan batas akhir pelaksanaan RAT, namun Koperasi ini berusaha semaksimal mungkin agar tertib administrasi.

Menurut Kastolan, ketua Koperasi MJT dalam sela-sela sambutannya menyampaikan, “kami senantiasa taat pada aturan pemerintah dalam menjalankan koperasi ini, hanya saja kami masih baru berdiri dan masih belajar menjalankan usaha dan tertib administrasi. Kami sangat berterima kasih sekali kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DiskopUM) Kabupaten Lamongan mulai dari usaha mmendirikan koperasi samapai terbit badan hukum koperasi dan mendapatkan fasilitasi akta pendirian gratis serta sering mengundang kami untuk turut serta dalam Bimbingan Teknis (BIMTEK) dan Pelatihan Perkoperasian yang dilakukan DiskopUM Lamongan. Kami atas nama pengurus juga berterima kasih sekali kepada Mas Yoyok (lengkapnya M. Yoyok Suhartono) sebagai Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) yang selalu aktif membimbing dan mendampingi pengurus dan Pengawas Koperasi MJT dalam memberikan pengertian praktek secara langsung pengelolahan koperasi sesuai dengan kondisi usaha yang dikelola serta mendampingi dalam penyusunan laporan keuangan sehingga dapat menjalankan RAT Perdana”.

Dalam RAT Koperasi Mekar Jaya Tulung hadir pula Kepala Bidang Kelembagaan Martanti Pawiatiningtyas, S.Sos, MM mewakili Kepala DiskopUM Lamongan yang kebetulan disaat bersamaan sedang menghadiri kegiatan lain, dalam sambutan dan sekaligus pembinaan kepada semua anggota koperasi, mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya RAT dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras pengurus, pengawas dan seluruh anggota. Martanti juga menanmbahkan akan pentingnya pelaksanaan  RAT sebab hal itu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab pengurus koperasi kepada anggota. Di hadapan pengurus, pengawas dan seluruh anggota yang hadir disampaikan pula agar melengkapi legalitas lainnya sebagai kelengkapan dalam melakukan aktivitas usaha melalui Online Single Submission (OSS). Keberadaan Mas Yoyok sebagai PPKL yang ditugaskan di tiga Kecamatan (Pucuk, Sekaran dan Maduran) ini merupakan ujung tombak dalam pendampingan koperasi diwilayah binaanya dan sekaligus sebagai media penyambung informasi DiskopUM Lamongan kepada Koperasi diwilayahnya. Jadi mohon selalu koordinasi terkait kendala dan hal-hal yang diperlukan dalam pengembangan Koperasi Mekar Jaya Tulung kedepan.

Para peserta tampak antusias dan bersemangat saat M. Yoyok Suhartono memberikan pengarahan. Pelaksanaan RAT berjalan dengan khidmad sebagaimana yang direncanakan. Pada kesempatan ini PPKL memberikan pendampingan pelaksanakan RAT berdasarkan izin dan permintaan oleh pengurus serta peserta RAT, sebagai bagian dari prosedur yang harus dijalankan.

Saat sesi penyampaian Laporan Pertanggung jawaban, pengurus dan pengawas menyampaikan laporan perkembangan usaha dan modal serta pembahasan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Biaya koperasi ditahun 2019 ini. hasil evaluasi dari pengurus agar dapat meningkatkan kinerja dan profit koperasi kedepan, yakni sangat diperlukan peningkatan partisipasi anggota dalam usaha menjalankan program-program yang sudah disusun. Koperasi MJT juga memiliki target kedepan dalam mengembangkan Koperasi ini, yakni  menambah anggota dari para petani dan pengusaha tanaman hias di Dusun Tulung Desa Wanar yang belum tergabung sebagai anggota.

Hal  itu disampaikan oleh ketua koperasi bahwa tujuan berdirinya koperasi ini sebagai wadah para petani tanaman hias untuk bersatu dalam meningkatkan daya saing agar dapat menaikan harga jual, sebab seringkali harga jual tanaman menjadi permainan ditingkat tengkulak. Tujuan yang tak kalah menarik adalah dengan adanya badan usaha koperasi ini diharapakan mampu memberikan pekerjaan kepada para anggota yang berprofesi sebagai pengusaha jasa pertamanan, dimana dengan adanya badan usaha ini mampu bekerjasama dengan intansi pemerintah atau pihak swasta dalam pengerjaan proyek berskala tender. Ketua koperasi juga menekankan agar kedepan memiliki Nursery tanaman dasar pasar Induk. Hal itu sangat berdasar sebab Dusun Tulung Desa wanar Kecamatn Pucuk Kabupaten Lamongan sebagian besar menjadikan setiap halaman rumahnya sebagai lapak dagangan tanaman hias dan masyarakatnya berprofesi sebagai jasa pertamanan.

Foto-foto