https://file.ppklkemenkop.id/data-web-1/data-user-8/145b4a7a4cb19ba3cc29774f10d36bac.png

PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

KEMENKOP UKM RI MELAKUKAN MONITORING PPKL KE PROVINSI JAWA TENGAH

07-Agustus-2019

Dalam rangka meningkatkan peran dan kinerja petugas penyuluh koperasi lapangan (PPKL) yang ada  di Jawa Tengah, Kementerian Koperasi dan UKM RI melakukan monitoring kinerja PPKL yang difokuskan di Kabupaten Demak Jawa Tengah tepatnya pada Senin, 05 Agustus 2019. Monioring kali ini dilakukan oleh Lemmispem Namsatuana, SE selaku Kasubbid Penyiapan Bahan Sosialisasi yang juga Koordinator PPKL wilayah Jawa.

Disela-sela monitoring ini pak lem sapaan Lemmispem Namsatuana ini menyampaikan bahwa PPKL harus melakukan tugasnya sesuai Tupoksi yaitu penyuluhan, pendataan dan pendampingan ke kelompok masyarakat dan koperasi-koperasi binaan. disamping itu pola kerja PPKL di era industri 4.0 ini harus dirubah dengan menggunakan pola kerja dan pelaporan sistem online untuk mununjang keberhasilan pembinaan koperasi di Daerah. Dalam penyuluhan hendaknya PPKL menyampaikan bahan materinya secara tertib dan sistematis mulai aspek kelebagaan, aspek usaha hingga permodalan koperasi dan sebagainya hingga dilakukan tanya jawab, imbunya.

Adapun fokus monitoring yang pertama adalah peranan ppkl dalam melakukan penyuluhan ke kelompok masyarakat yang belum berkoperasi agar mau mengembangkan usahanya lebih maksimal melalui wadah bisnis dalam bentuk perusahaan koperasi. pada kesempatan ini dilakukan penyuluhan ke kelompok masyarakat atau komunitas guru yang ada dilingkungan SMK Ky ageng giri desa Banyumeneng yang berencana mendirikan perusahaan koperasi dalam bentuk koperasi konsumen untuk melayani kebutuhan anggota dimana sebelumnya telah memiliki unit usaha pertokoan yang dikelola dengan sistem koperasi serta telah menjalankan unit simpan pinjam bagi anggotanya.

penyuluhan sendiri dilakukan oleh Fachrozi selaku PPKL Kabupaten Demak dan di saksikan juga oleh Budiyono, SE selaku Kabid Koperasi dan UMKM pada Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Demak yang sekaligus sebagai Koordinator PPKL Kabupaten Demak. Turut hadir pula semua PPKL Kabupaten Demak. Dalam penyuluhan tersebut disampaikan beberapa materi diantanya tatacara pendirian koperasi, prinsip-prinsip koperasi, Undang-undang perkoperasian dan lain sebagainya. Akhirnya setelah dilakukan penyuluhan sekaligus dibentuk koperasi dengan nama Koperasi Konsumen “Giri Makmur Sejahtera” yang berkedudukan di Desa Banyumeneng Mranggen kabupaten Demak.

Monitoring kedua dilakukan ke pelaku UKM “Aneka Jaya Snack” binaan PPKL Kabupaten Demak yang ada di Desa Blerong Kecamatan Guntur Kabupaten Demak yang terkenal dengan produk Peyek Tumpi-nya. semula UKM ini merintis dari nol dan akhirnya berkembang dengan 8 karyawan. pemilik UKM ini adalah Bapak Supriyanto juga menjadi anggota Koperasi Pemasaran “UMKM Maju Sejahtera” Kabupaten Demak yang mana Proses pendirian koperasi ini juga telah di bina dan difasilitasi oleh PPKL Kabupaten Demak. Dalam pendampingan ini PPKL bukan hanya melakukan pendampingan administrasi keuangan saja tapi juga membantu fasilitasi permodalan dan pemasaran serta perizinan yang diantaranya izin PIRT dan Halal melaui Dinas yang ada diKabupaten Demak. dalam kesempatan ini pak lem mengarahkan agar pelaku UKM ini untuk megajukan fasilitasi merek dagang ke kementerian koperasi yang didampingi oleh PPKL agar posisi hukum merek terjamin keamananya.

 

Ketiga, monitoring pembinaan ke Koperasi Simpan Pinjam Tiara Artha Madiri binaan PPKL diwilayah Mranggen Demak dengan aset koperasi lebih dari 2 milyar meskipun berdiri baru berdiri kurang lebih 6 tahun dimana koperasi ini telah menerapkan sistem komputerisasi akuntasi dan telah rutin melakanakan Rapat Anggota Tahunan.

 

oleh Fachrozi, PPKL Kabupaten Demak Jawa Tengah

Foto-foto