https://file.ppklkemenkop.id/data-web-1/data-user-8/145b4a7a4cb19ba3cc29774f10d36bac.png

PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN
KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM REPUBLIK INDONESIA

Monitoring kinerja PPKL di Kabupaten Sidoarjo Oleh Tim Asdep Penyuluhan

05-Agustus-2019
Monitoring Aktifitas PPKL Kab. Sidoarjo

Jum'at, 03 Agustus 2019 merupakan hari ke tiga dari seluruh rangkaian agenda monitoring bagi PPKL. Kali ini, Kab.Sidoajo terpilih sebagai target lokus monitoring.

Agenda tersebut melibatkan Tim Asdep Penyuluhan Dep.Bidang Kelembagaan Kementeriam Koperasi dan UKM RI yang di pandu oleh Bpk Dudi Damhudi selaku pelaksana tugas. Turut hadir juga Ketua Perwakilan PPKL Provinsi Jawa Timur Bpk M.Yoyok Suhartono, S.Pd, S.E dan segenap Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) Kab.Sidoarjo.

Tim mengawali agenda monitoring ini dengan koordinasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab.Sidoarjo guna menyelaraskan maksud & tujuan.
Bapak Moh. Ainur Rahman, S. STP,  M.Si selaku Kepala Dinas Didampingi Ibu Yayuk Pudji Rahayu, SH.MH sebagai Kabid Pengawasan dan beberapa staff tampak menyambut hangat.

Pelaksanaan tupoksi PPKL harus senantiasa dijaga dan menjadi perhatian bagi Dinas terkait. Mekanisme pengukuran kinerja PPKL kini telah mengalami perubahan menuju perbaikan. Rekam kerja PPKL bisa diukur lewat kerangka laporan yang disediakan dalam website resmi sekaligus sebagai acuan database koperasi yang telah dibina PPKL. Jelas Dudi selaku Tim Monitoring.

Selanjutnya, Tim melakukan penyusuran menuju Desa Wage Kecamatan Waru. Didesa tersebut terdapat Koperasi Wanita "Wage Sejahtera"  yang menjadi binaan PPKL. Telah hadir Pengurus Koperasi yang terdiri dari Ketua, Sekretasis dan Bendahara. Monitoring dilakukan untuk mengetahui secara teknis bagaimana PPKL melaksanakan tugas penyuluhan pada koperasi.

Tampak salah satu PPKL sedang sharing dengan Koperasi seputar tata cara pengembangan usaha. Utamanya mendorong peluang pemanfaatan jaringan kerjasama antar koperasi untuk segera bisa terjalin. Dengan memanfaatkan potensi yang sedang dirilis ini yakni Unit Usaha Ritail yg dijalani oleh Kopwan hampir satu tahun lebih, Kopwan sangat membutuhkan distributor untuk memenuhi kebutuhan para anggota dengan perbedaan harga yang nantinya sebagai solusi,  agar anggota dapat mendapatkan selisih keuntungan dimana nanti berupa SHU. 

Adanya Monitoring Dan Evaluasi PPKL menjadi satu upaya Kementerian Koperasi dan UKM RI untuk memastikan bahwa program PPKL tersebut memang secara nyata memberi dampak positif bagi terciptanya tata kelola koperasi yang lebih baik.

Foto-foto