Sorotan positif hadir dari Sumatera Utara, di mana Gubernur, Bobby Nasution, telah membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik di provinsi tersebut. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan melaksanakan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Para Profesi Pendidik dan Kependidikan (PPPK) Paruh Waktu serta Guru Tidak Tetap (GTT), sebuah kebijakan yang telah lama ditunggu-tunggu.
Pencairan THR PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
Pada sebuah konferensi pers di Medan, Alexander Sinulingga, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, mengungkapkan kebijakan baru tersebut. “Saya senang mengumumkan bahwa THR untuk para rekan guru PPPK Paruh Waktu dan Guru GTT provinsi telah disetujui oleh Pak Gubernur. Ini adalah sebuah bukti nyata bahwa kebijakan Bapak Gubernur sangat berpihak pada peningkatan dan kesejahteraan guru,” ungkap Alex.
Menurut Alex, ada beberapa guru yang sebelumnya hanya menerima gaji sebesar Rp 500 ribu hingga Rp1 juta per bulan. Namun, di era kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, gaji para guru yang menjadi PPPK Paruh Waktu telah meningkat menjadi sekitar Rp2 juta per bulan. Sedangkan Guru Tidak Tetap mendapatkan honorarium sebesar Rp 90 ribu per jam.
Peningkatan Kesejahteraan Guru
Alex menambahkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya berencana untuk meningkatkan lebih lanjut gaji guru tersebut. “Pembayaran gaji untuk bulan Januari dan Februari 2026, serta THR akan segera kita lakukan, InsyaAllah, mulai hari ini,” tutur Alex.
Gubernur Bobby Nasution menempatkan peningkatan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas utamanya. Menurutnya, guru memiliki peran yang sangat penting dalam usaha meningkatkan kualitas dan kecerdasan generasi muda di Sumatera Utara.
Harapan dan Dampak Positif
“Dengan kebijakan ini, kami berharap kesejahteraan guru kami bisa semakin meningkat. Ada beberapa guru yang mendapatkan sertifikasi yang akan dihitung sebagai satu bulan gaji, sehingga mereka bisa membawa pulang gaji sebesar Rp 4 juta-an. Di sisi lain, ini juga menjadi motivasi bagi guru-guru kami untuk meningkatkan kinerjanya demi membantu anak-anak kita meningkatkan kualitas belajarnya,” jelas Alex.
Tindakan Nyata untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Pencairan THR bagi PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap ini adalah bukti tindakan nyata yang dilakukan oleh Gubernur Bobby Nasution untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Dengan kebijakan ini, diharapkan para guru dapat semakin termotivasi dalam mendidik generasi muda Sumatera Utara dan menghasilkan generasi yang cerdas dan berkualitas.
Langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara sangat peduli terhadap kesejahteraan guru. Sehingga, diharapkan bahwa ini akan menjadi awal dari banyak langkah serupa lainnya yang akan diambil oleh pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan guru di masa mendatang.
